Welcome to Wajibstat Analysis Jibvela17...

NEW WAJIBSTAT ANALYSIS IS COMING***

Jumat, 08 November 2013

PROSEDUR DAN APLIKASI ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODELLING (SEM) DALAM PENELITIAN DENGAN PROGRAM LISREL DISERTAI CONTOH KASUS THESIS SDR. MAHENDRA SAKTI YANG BERJUDUL: “ Analisis Proses Penerimaan Sistem Informasi Manajemen dan Akutansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) di Badan/Kementrian XXX”



PROSEDUR DAN APLIKASI ANALISIS STRUCTURAL EQUATION MODELLING (SEM) DALAM PENELITIAN DENGAN PROGRAM LISREL DISERTAI CONTOH KASUS THESIS SDR. MAHENDRA SAKTI YANG BERJUDUL:

“ Analisis Proses Penerimaan Sistem Informasi Manajemen dan Akutansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) di Badan/Kementrian XXX”

Selamat siang sobat semua.. Wah apa kabarnya nih sobat semuaaa? Saya yakin semuanya sehat dan sukses selalu yaa.. Amin Amin hehehe..


Oke deh sobb, rasanya udah cukup lama saya gak berikan postingan tulisan lagi.. Yap, gak masalah yang penting kali ini kerinduan sobat untuk menantikan tulisan saya yang baru akan terobati dengan rilisnya postingan kali ini. 


Terakhir saya membahas sekilas tentang pemahaman awal konsep analisis Structural Equation Modelling (SEM) dan prosedur pengujian dan uji kecocokan model SEM dengan fit indices (Absolute, Incremental dan Parsimony Fit Indices).


Nah kali ini saya akan langsung berikan contoh analisis SEM dengan menggunakan software Lisrel 8.7 full version yaa. Jadi, sebelumnya sobat saya harapkan sudah mempunyai software ini yaa. Untuk Lisrel student version memang bisa sobat download gratis dari internet namun penggunaannya sangat terbatas karena hanya mampu menjalankan sampai maksimal sampai total 15 indikator untuk seluruh variabel laten yang sobat pakai dalam penelitian.


Oke deeeh, sebelumnya sekali lagi saya mau berterimakasih sebesar-besarnya kepada mas Mahendra Sakti buat ijin yang beliau berikan dalam penggunaan thesisnya (sudah disidangkan) untuk saya pakai dalam postingan ini.  Yaaap, sobat terimakasih dulu ya buat mas yang satu ini hehehe..


Oke deh jadi singkat cerita, thesis ini bicara mengenai “Analisis Proses Penerimaan Sistem Informasi Manajemen dan Akutansi Barang Milik Negara (SIMAK BMN) di Badan/Kementrian XXX” (nama lembaga disamarkan).  Tentu saja penelitian ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pengumpulan dan kompilasi data mengingat peneliti menggunakan data primer (lewat kuesioner) untuk penelitian ini. 


Mas Mahendra sudah menetukan dan menggunakan 25 variabel manifest alias indikator dengan lima variabel konstruk alias laten.  Masalah penggunaan indikator dan konstruk bukan menjadi poin utama dalam postingan ini karena saya pikir sobat sudah paham kalau dalam analisis SEM itu teori-teori yang mendukungnya harus kuat. Poin penting dalam penelitian ini adalah prosedur analisis SEM dengan menggunakan program Lisrel. 


Peneliti menggunakan dua buah variabel laten eksogen yaitu asas kemudahan (mudah) dan asas kemanfaatan (manfaat) dan menggunakan tiga buah variabel laten endogen yaitu sikap, minat dan kepuasan (puas). Variabel sikap sekaligus menjadi intervening untuk laten eksogen kemudahan dan kemanfaatan sedangkan minat juga sekaligus menjadi intervening untuk laten eksogen kemudahan dan kemanfaatan serta variabel laten endogen sikap. Tumpuan akhir penelitian ini adalah variabel laten endogen sikap.


Nah, ini dia yang saya maksud soob bahwa alur-alur sedemikian, peneliti peroleh setelah membaca berbagai referensi seperti buku, jurnal dan penelitian-penelitian serupa. Jadi, sekali lagi saya katakan bahwa model SEM harus dibangun dengan berdasarkan kepada adanya teori yang kuat (confimatory not still explanatory) dan bukan dengan alur yang sembarangan. Biasanya, analisis SEM dipakai dalam bidang penelitian sosial dan psikologi namun tidak tertutup juga jika dipakai dalam penelitian-penelitian ekonomi. Seiring berjalannya waktu, analisis model SEM semakin banyak digunakan oleh peneliti. Proses analisis SEM yang memadukan analisis faktor (factor analysis) dan analisis jalur/regresi jalur (path analysis). SEM merupakan sebuah payung untuk dua analisis sekaligus.


Berikut saya berikan alurnya lewat gambar agar memudahkan pemahaman sobat yaaa.. Jangan perhatikan nilai-nilainya dulu, tetapi perhatikan dulu alur-alurnya agar sobat paham tujuan penelitian yang saya pakai ini.
 


Saya jelaskan dari ilustrasi gambarnya dulu yaaa.. Nah, untuk gambar oval hijau muda merupakan variabel laten eksogen yaitu kemudahan dan kemanfaatan sedangkan untuk gambar oval kuning merupakan variabel laten endogen sikap, minat dan kepuasan (puas). Nah, untuk gambar berbentuk kotak, itu adalah variabel-variabel manifest atau indikator-indikator yang menyusun variabel latennya. Masing-masing variabel laten pasti punya indikator. Variabel laten eksogen kemudahan memiliki enam buah indikator yaitu fleksibilitas (flex), studi, penerapan (terap), interaksi (inter), pengetahuan (penget) dan pelatihan (lat). Variabel laten eksogen kemanfaatan (manfaat) punya tujuh buah indikator yaitu efektivitas (efek), efisiensi (efis), produktivitas (prod), konten/isi, akurasi (akur), bentuk/wujud (form) dan ketepatan waktu (ontime).


Next, untuk variabel laten endogen sikap memiliki empat indikator yaitu pengimplementasian (implem), model, ide-ide (ide) dan respon positif (pos). Variabel laten endogen minat memiliki empat indikator juga yaitu motivasi (mot), saran, dukungan (dukung) dan pembuatan software (software). Terakhir, untuk variabel laten eksogen kepuasan (puas) juga punya empat indikator yaitu senang, kepuasan terhadap produk (puaspo), kepuasan terhadap penerapan (puaspo) dan keterbantuan/merasa sangat terbantu (terbantu).

Oke deh, sebelumnya siapkan program Lisrel sobat ya dan silahkan sobat download dulu data penelitian yang dipakai untuk kita jalankan dengan Lisrel disini. Nah, data penelitian yang saya berikan sudah saya masukkan ke dalam format .sav (SPSS). Setelah download datanya, sobat bisa langsung buka dengan software SPSS milik sobat. Saya yakin kalau sobat pasti sudah punya software yang ini hehehe..

Yap berikut tampilan datanya kalau sudah sobat download:


Sekarang mari kita buka program Lisrelnya sooob.. Oiya untuk cara menggambar model saya sudah pernah berikan ya buat sobat pada postingan saya sebelum-sebelumnya. Kalau lupa sobat bisa cek lagi disini. Kalau sobat sudah buka programnya, maka silahkan perhatikan dan ikuti prosedur berikut:


 

Selanjutnya silahkan impor dulu data yang akan diolah dengan Import Data in Free Format dan cari folder dimana sobat menyimpan data penelitian yang sudah didownload (format .sav). Berikut ilustrasinya:

Setelah itu, tinggal klik Open dan sekarang sobat sudah berhasil memasukkan data ke dalam Lisrel. Hasilnya nanti akan seperti berikut:
  


Nah, langkah berikutnya kita akan membuat sebuah diagram jalur (path diagramnya) untuk menggambar model SEM. Silahkan klik New dan pilih opsi Path Diagram pada menu drop down.
  


Selanjutnya, silahkan sobat berikan nama path diagram yang akan dibuat oleh program. Berikut ilustrasinya sooob hehehe


Jika sudah, klik Save dan path diagram dengan nama yang sobat berikan sudah jadi. Horeee.. Naaah, berikutnya kita akan memasukkan data-data (seluruh variabel laten dan manifest) ke dalam peth diagram. Caranya? Yaap, klik menu Setup dan pilih Variabel. Berikut ilustrasinya:
  


Lalu akan muncul jendela Labels.  Sekarang sobat klik Add/Read Variable untuk memasukkan variabel manifest alias indikator-indikatornya dulu yaaa.. Begini neh ilustrasinya soob..

Pertama sobat buatkan dulu datanya ke dalam bentuk Prelis System File (.psf) pada jendela Add/Read Variablenya..


Selanjutnya kita cari data yang disimpan tadi (yang berformat .psf)  dengan mengklik menu Browse. Berikut ilustrasinya:
  


Jika sudah ketemu datanya, klik Open dan kalau berhasil, maka secara otomatis data-data untuk seluruh variabel manifest/indikatornya sudah masuk ke dalam Path Diagram. Berikut ilustrasinya:

Okee deeh, kalau semua indikatornya sudah masuk, sekarang tinggal membuat kelima variabel latennya aja sooob.. Caranya klik Add Latent Variables dan ketikkan satu per satu mulai dari variabael laten kemudahan (mudah) sampai variabel laten kepuasan (puas). Berikut ilustrasinya:
  

Selanjutnya klik Next dan atur jumlah sampel yang kita pakai sesuai dengan penelitian ini yaitu 90 sampel. Lihat kembali data di SPSS. 



Isikan number of observation 90 dan matrix to be analyzed adalah matrik kovarians karena tidak ada perbedaan atau variasi satuan dalam data penelitian. Nah, kalau di suatu waktu sobat pakai data yang menggunakan satuan berbeda-beda, maka antisipasinya sobat pakai analisis matriks korelasi.

Jika sudah klik OK dan kita sudah mendapatkan path diagram yang komplit sooob. Berikut ilustrasinya:






Sekarang sobat masuk ke bagian menggambar model yaa.. Wah kalau urusan gambar menggambar saya serahkan ke sobat aja deeeh hahaha.. Saya gak bahas lagi cara menggambarnya ya sooob karena caranya sudah pernah saya berikan dalam postingannya saya sebelumnya. Monggo cek lagi disini kalau penasaran hahaha..


Nah, silahkan sobat buatkan gambar modelnya yaaa.. Yaaa kira-kira nanti seperti ini deh sooob..




Kalau sudah selesai digambar, silahkan deeh sobat run modelnya. Caranya coba lihat di bawah menu View ada ikon Run yang ditandai dengan ilustrasi orang yang sedang berlari, nah dekatkan kursor anda ke ikon itu dan klik. Maka akan muncul jendela Simplis Syntax dan sekali lagi silahkan klik Run maka sobat akan mendapatkan hasil running sebagai berikut:






Yaaap, oke deeeh sooob sampai disini dulu tulisan saya kali ini yaaa hehehe.. Nah, sobat pahami dulu konsep dan prosedur analisis SEM ini karena sebentar saya akan melanjutkan postingan ini dengan pengecekan fit indices pada model SEM, bagaimana memodifikasi model SEM dengan fitur Modification Indices in Lisrel agar sesuai dengan syarat kebaikan model SEM, bagaimana menguji reabilitas konstruk dan validitas pemanfaatan model SEM dan model SEM yang terbaik untuk diajukan. 


Okeee deh, semoga postingan kali ini bermanfaat buat sobat semua. Sebelumnya saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam penyampaian. Tak ada gading yang tak retak.. Bukankah begitu? :)


Selamat belajar dan semoga sukses selalu ya soooobb.. Tetap semangaaatttt. Salam damai dan sukses selalu buat sobat semuanya :)



 








5 komentar:

  1. kan dalam 1 indikator terdapat beberapa item pertanyaa,, kok tutorialnya 1 indikator 1 butir pertanyaan sih?
    gimana kalau banyak pertanyaan?

    BalasHapus
  2. Ya gak masalah dong pak kalau satu indikator memang hanya tdiri satu pertanyaan, ya jika satu indikator didekati dgn beberapa pertanyaan, pakai saja rataan geometrik ataupun aritmetik

    BalasHapus
  3. pak tolong dibuat pdf nya, trims

    BalasHapus
  4. makasih mudah2ah jadi amal soleh, mana lanjutannya saudaraku

    BalasHapus
  5. makasih mudah2ah jadi amal soleh, mana lanjutannya saudaraku

    BalasHapus