Welcome to Wajibstat Analysis Jibvela17...

NEW WAJIBSTAT ANALYSIS IS COMING***

Kamis, 28 Februari 2013

Lanjutan Syntax Stata + Pengujian Sederhana


Lanjutan Pengenalan Syntax II Stata (Plus) Pengujian Sederhana

Nah, ngelanjutin Pengenalan Syntax Dasar STATA, kali ini saya akan berbagi syntax yang lebih “maju” lagi (wuiihhh hahaha bahasanya “maju” ckckck). Just check it out!

Sebelumnya sedikit mau kasi review nih sobat:

#UNTUK SKALA INTERVAL DAN RASIO (KUANTITATIF)
Ukuran pusat               : Mean, Median, Modus
Ukuran sebaran           : Standar Deviasi, Max, Min, Range, Varians
Distribusi                     : Skewness dan Kurtosis

#UNTUK SKALA NOMINAL DAN ORDINAL (KUALITATIF)
Ukuran pusat               : Penjumlahan dalam persen (%)
Ukuran sebaran           : Min, Max, Range

Oke deh, berlanjut dari data pada postingan sebelumnya, sekarang saya mulai dari tabulasi deskriptifnya ya..

·   * Misal kita akan mendeskripsikan variabel usia dengan jen_kel (jenis kelamin)

Syntaxnya: table jen_kel, contents(mean usia sd usia min usia max usia)

Berikut hasilnya:


    * Untuk ringkasan tabulasi masing-masing variabel.

Ingat:   Kalau variabel itu kuantitatif, misalkan variabel usia, tinggal ketik sum usia
            Kalau variabel itu kualitatif, misalkan jen_kel, tinggal ketik tab jen_kel

        Ketik syntax: sum usia
Begini nanti hasilnya...


Ketik syntax: tab jen_kel
Begini nanti hasilnya...


Nah, kita bisa meringkas juga lebih dari satu variabel asalkan variabel itu sama-sama kuantitatif atau kualitatif
Misalkan tabulasi untuk variabel jenis kelamin dan nama.

Syntax tab jen_kel nama


·  * Mengubah data berskala rasio (kuantitatif) menjadi data berskala ordinal (kualitatif) dengan menggunakan prinsip recode.

Misal1:            Kalau usianya 0-20 diberikan kode 1
                        Kalau usianya 21-24 diberikan kode 2
               Kalau usianya di atas 24 diberikan kode 3 (kita akali dengan 25-100 dengan asumsi umur responden maksimal mencapai 100 tahun)

Syntaxnya: recode usia 0/20=1 21/24=2 25/100=3, gen(usia_rec)

Hasilnya lihat dengan browse, maka akan terlihat seperti ini:


 Misal2:            Kalau usianya < 25 tahun diberikan kode 1
                        Kalau usianya ≥ 25 tahun diberikan kode 2

Jalankan syntax:  recode usia min/24=1 25/max=2, gen(usia_rec2)

Jika sudah, ketik browse untuk melihat hasil pada jendela browse. Berikut hasilnya:


  *  
Misalkan sobat kepingin tau apakah ada perbedaan rata-rata usia antar jenis kelamin. Pastilah kita pakai “Uji Two Group Mean Comparison Test” (Uji Beda Dua Rata-Rata). Tetapi mengapa grup? 
   Karena kita mau cari tau beda rata-rata usia dengan jenis kelamin (grup) yakni pria dan wanita. Tetapi jika tidak ada variabel yang mengandung grup kita pakai “Uji Sample Group Mean Comparison Test”.

* Langkah awal sebelum uji two group mean dilakukan, harus terlebih dahulu dilakukan uji kesamaan varians atau lebih kerennya Variance Ratio Test.

Syntaxnya: sdtest usia, by(jen_kel)

Nah, ini dia nih hasilnya:


Ternyata hasilnya adalah variansnya sama (terima hipotesis nol). Diperoleh dengan membandingkan nilai Fhitung dan ftabel. Ternyata hasilnya  Fhitung  lebih kecil daripada ftabel sehingga kita menerima hipotesis nol : rasio sd pria dan wanita sama (bernilai satu).

Lalu kita lakukan uji two group mean dengan asumsi varians sama.
Berikut ini baru syntax Uji Two Group Mean Comparison Testnya:
ttest usia, by(jen_kel)

Hasilnya seperti ini:


Jika asumsi yang terpenuhi adalah varians tidak sama (unequal) maka pada syntax kita tinggal menambahkan unequal sehingga syntaxnya harus menjadi seperti ini:
ttest usia, by(jen_kel) unequal

Nah, dari hasil kita lihat bahwa tingkat signifikansinya adalah 95%. Kita bisa saja mengubahnya menjadi 90%, 99% dll. Terkait hal ini, sudah ada pada postingan saya sebelumnya yang berjudul Mau Tahu Apa itu STATA. Silahkan dicek saja!

· * Sobat juga pengen tahu tuh ada gak sih perbedaan proporsi kelompok usia antar jenis kelamin (grup ya hehehe) ATAU perbedaan proporsi kelompok usia antar daerah asal (misalnya). 

   Yaudah, sekalian review, ayo kita tambahin deh variabel daerah asal dalam data .dta kita. Tentu hal ini udah dijelaskan pada postingan saya sebelumnya yang berjudul Panduan Dasar Dalam Menggunakan Stata.


       @  Karena tadi sudah dilakukan Variance Ratio Test variabel  usia dengan jenis kelamin yang hasilnya adalah Equal Variance, maka langsung buat syntax untuk uji proporsi sebagai berikut: tab usia jen_kel, row all


 @  Nah untuk variabel usia dengan variabel asal_daerah, pertama lakukan uji kesamaan varians dulu baru uji Two Group Proportion Test. 
Untuk uji varians, ini syntaxnya: sdtest usia by(asal_daerah). BISAKAH?
Seandainya Tidak Nih Jawabannya, Kenapa Ya? Hayooo... Hehehe..
Oke deh sobat, sekian dulu tulisan dari saya.. Selamat membaca dan mempraktekkan juga ya sobat.. Sukses.. Salam hangat dari saya..




Description: Lanjutan Syntax Stata + Pengujian Sederhana Rating: 4.5 Reviewer: wajibman sitopu - ItemReviewed: Lanjutan Syntax Stata + Pengujian Sederhana

Pengenalan Syntax Dasar STATA




Pengenalan Syntax Dasar STATA

Nah, malam ini kerjaan agak santailah, jadi saya mau ngeblog lg nih ceritanya hehehe..
Kali ini bahasannya adalah beberapa syntax yang bakalan sobat semua pake saat mengolah data penelitian dengan aplikasi STATA..
Kalau sobat semua pake STATA versi 8,9, atau 10, command yang dijalankan mirip-miriplah..

·         * Setting memori yang kira-kira cukup dipakai. Biasanya STATA sudah menyediakan memori defaultnya 10 MB. Jadi, kalau data kita cukup besar alokasi memorinya, ya tinggal sesuaikan ajalah. Jadi, atur dulu memorinya sebelum menginput data:
Contoh kita set memorinya 30 MB, nih syntaxnya set mem 30 m

Hasilnya:



·       * Untuk menginput data, pake syntax edit. Silahkan kalau sobat mau langsung praktek hehehe.. Nah dengan syntax ini data juga bisa sekalian kita edit ( yaiyalah namanya juga edit gitu hehehe). Begini contoh hasilnya: 




·         *  Untuk melihat data tinggal ketik list atau browse. Biasanya list kurang efektif jika datanya besar tetapi dengan list kita bisa tahu keterangan untuk masing-masing unit.

Ini dia output dengan syntax list.. 



Lha, kalau browse ini efektif buat data yang jumlahnya kecil dan output yang dihasilkan ya sama seperti data asli kita.

·        * Mengganti nama variabel var1, var2 dst... sesuai dengan penelitian kita. Dalam hal ini saya buat syntaxnya seperti ini (dijalankan baris per baris ya, sabar jangan buru-buru hehehe)


Lihat hasilnya dengan mengetikkan syntax browse atau edit



·       * Memberikan pelabelan pada variabel yang sudah direname. Nah kalau ini keterangan spesifik variabelnya sesuai dengan tujuan penelitian kita ya..

 
Nah, nanti pada bagan variabel akan keluar hasil seperti ini:


·          *  Menampilkan tabulasi variabel yang saya inginkan hehehe..
Misalnya variabel umur hanya dengan syntax:
tab namavariabel  >>>>>>>>>>>>>>>> misal namavariabel diganti usia


Bisa juga jika ingin menampilkan tabulasi untuk dua buah variabel misalnya variabel usia dan jen_kel (jenis kelamin) atau variabel nama dan jen_kel

Syntax: tab usia jen_kel

Hasilnya sedemikian:


Syntax: tab nama jen_kel

Hasilnya sedemikian:



·         *  Menampilkan info tentang tanggal kita pernah melakukan pekerjaan dengan STATA cukup ketik dir. Muncul hasilnya seperti ini:



·         *  Untuk menyimpan dengan menggunakan syntax tinggal klik pada menu bar FILE, SAVE lalu berikan nama file.. (Kalau ini dah taulaaah hehehe).
Misal nama filenya tesdua.dta

·         *  Membuka dan menggunakan kembali file tesdua.dta yang baru saja dibuat. Nah, ini dia syntax yang diketik:  use "D:\tes dua.dta", clear

Nah, buat para sobat yang blom tau, .dta itu adalah ekstensi nama file STATA
Ingat syntax untuk memanggil nama filenya dipisah ya.. coba lihat lagi penulisan pada tes dua

Oke, cukup sekian dulu ya saya nulisnya hehehe.. Maklum mata udah lima watt nih hehehe.. Yap, semoga tulisan ini bermanfaat buat para sobat sekalian..
Sukses buat sobat semua, Salam







Description: Pengenalan Syntax Dasar STATA Rating: 4.5 Reviewer: wajibman sitopu - ItemReviewed: Pengenalan Syntax Dasar STATA

Rabu, 27 Februari 2013

MENGENAL STATA

Mau tahu apa itu STATA?
Penasaran??

Wush kalem aja hahaha..  kali ini saya mau kenalin nih apa itu STATA..
Langsung to the point aja, STATA itu sejenis software statistik yang menurut saya bagus bangetlah buat pengolahan dan analisis data..

Nah, banyak sih software statistik lain seperti SPSS, Eviews, Lisrell/Amos, R, dll tapi saya menilai STATA itu ibarat gabungan antara software lain (khusus SPSS dan Eviews)..

Kelebihannya, untuk STATA versi 8 ke atas itu sudah difasilitasi dengan menu bar sama seperti yang lainnya (tinggal klik-klik aja) hahaha.. tapi dalam STATA kita bisa pake Syntax nih temen2.. Gak usah bingung syntaxnya bisa kok dipelajari..

Pekerjaan dengan STATA jd lebih cepat berkat akomodasi syntax, misal kalo kita mau ganti significance level dari 90% ke 99%, gak perlu buka-buka menu bar lagi, langsung di syntax aja..

Contoh pengerjaan dengan STATA

Misal disini saya contohin menguji ada gak sih kesamaan rata-rata usia antar jenis kelamin (laki-laki dan perempuan). Nah awalnya sign.level 90%

Baru, saya naikkan ke 99%, cukup dengan edit syntax pada halaman command:
ttest usia, by(jen_kel) level(99)

Nih, saya tampilkan hasilnya,, hehe,, Mudah kannnn..

Ternyata tidak ada perbedaan rata-rata usia antar jenis laki-laki dan perempuan..

Nah, seperti opini saya, STATA ini semacam gabungan antara SPSS dengan Time Series.. Banyak banget analisis yang bisa dikerjakan dengan STATA.

Lanjut lagi, dalam STATA kita bisa melakukan pengambilan sampel yang gak cuma diasumsikan secara SRS (simple random sampling>> sampling paling sederhana), tapi bisa secara cluster atau stratified yang variansnya lebih kecil atau minimal sama dengan SRS..

Sekian dulu hot introduction STATA, tunggu postingan selanjutnya tentang tutorial STATA.
Saya mau ngelarin kerjaan dulu wkwkwkw.. Salam.

Description: MENGENAL STATA Rating: 4.5 Reviewer: wajibman sitopu - ItemReviewed: MENGENAL STATA